Kamis, 23 Juni 2011

Kerapuhan Ekonomi

Oleh: Muhammad Dayyan

Kegiatan kita dalam memenuhi kebutuhan hidup cenderung mengedepankan nafsu yang hanya fokus pada peningkatan kepuasan material. Nilai-nilai spritualitas dan etika dalam mencari nafkah cenderung kita abaikan. Tidak heran keserakahan dan brutalitas dalam kehidupan menjadi sesuatu yang lazim kita temui. Penipuan, pemalsuan, pengkhianatan dan ekploitasi pekerja sering menjadi strategi dalam memburu keuntungan. Termasuk menerima imbalan dari masyarakat oleh pegawai pemerintah dalam setiap pelayanan public, lebih-lebih melakukan mark up proyek, korupsi, dan penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri dan keluarga.

Rabu, 15 Juni 2011

Lessons learn from Speech’s Prof. Tariq Ramadhan for improving Islamic economics development

Prof. Tariq Ramadhan has made a speech very interesting on renewal and transformation of Islam. In our dynamic economy of today that we try to extract some lessons from his speech that it’s might improve Islamic development.

What is the Islamic Economics?

Islamic Economics had been developing at both theoretical and implementation level since more than a decade ago. We can see vast literatures  on Islamic economics  and many education institution offer Islamic economic and shari’ah finance as eminent program not only in Islamic country but also in the western country. At the implementation level is the establishment of various Islamic financial institutions. Here below we display what is the Islamic economics? 

Senin, 13 Juni 2011

Teori Prilaku Konsumen Dalam Rumus Maqahsidul Syari’ah

Oleh: Muhammad Dayyan

Secara naluriah manusia cendrung serakah dan egois dengan mementingkan kepuasan dirinya dan bersifat boros meskipun kadangkala tetangganya dalam kondisi lapar. Sifat serakah manusia dapat mendorong perbuatan tak terpuji misalnya, penimbunan barang untuk menciptakan kelangkaan sehingga harga melonjak. Jelas ini menyakiti sesama. Untuk mendapatkan emas segudang manusia akan melakukan apa saja untuk memperoleh dua gudang dan begitu seterusnya. Prilaku ini sering menimbulkan pertentangan antar manusia untuk meraih keinginan dan memaksimalkan kepuasannya. Pertentangan tersebut tidak jarang diapresiasikan dalam bentuk kekerasan baik secara fisik maupun psykis bahkan nyawa menjadi taruhannya. Ini bisa kita saksikan dalam dunia bisnis maupun politik demi mendapatkan keuntungan materil kadangkala manusia kehilangan fitrah kemanusiaannya.

Komsumsi Dalam Perspektif Islam

Oleh: Muhammad Dayyan

Konsumsi merupakan aktivitas manusia untuk membeli dan mengkonsumsi barang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kajian ilmu ekonomi konsumsi sebagai salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan meningkatnya konsumsi akan terjadi peningkatan permintaan terhadap barang dan jasa sehingga para produsen akan menambah volume produksi. Namun konsumsi yang melebihi dari kebutuhan atau sudah mengarah pada budaya prilaku konsumtif akan berubah menjadi penyakit serius dalam kehidupan ekonomi maupun sosial bahkan linkungan. 

Syari'at Islam dan Posisi Perempuan


Oleh: Muhammad Dayyan
 
Frekuensi pembicaraan tentang perempuan ramai diperbincangkan setelah Syari’at Islam dideklarasikan pemberlakuannya secara formal di Aceh. Apakah Syari’at Islam sebagai ketentuan Allah yang telah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan sejalan dengan semangat zaman dan kemajuan atau sebaliknya? Baru-baru ini penulis terlibat dalam suatu diskusi informal dengan salah seorang teman di Banda Aceh, ia mengungkapkan kegelesihannya atas sejumlah pertanyaan yang diajukan aktifis perempuan kepadanya bahwa Syari’at Islam sangat diskriminatif, tidak adil terhadap perempuan dan memenjarakannya dalam ranah domestic an-sich. Menghukumnya (cambuk) dengan tidak manusiawi dan sering dijadikan sebagai tumbal dalam melakukan razia? Misalnya kalau kedapatan pasangan meusum perempuan dipandang sebagai sosok yang hina (dengan asumsi bukan perempuan baik-baik) dan boleh diperlakukan kasar (dijamah, dijambak) dan sebagai pihak yang paling bersalah, demikian juga dalam razia menutup aurat perempuan sering jadi sasaran. Dalam hal hukum waris Syari’at Islam juga  mendiskriminasi perempuan dengan menetapkan 1:2 bagian dari pada laki-laki? Dan sejumlah penyataan lain yang bernada menggugat!

Memecah Mitos Globalisasi


Oleh: Muhammad Dayyan

"Kita harus menggugah kembali ummat Islam untuk meningkatkatkan kualitas kemanusiaannya dengan menguasai Ilmu pengetahuan, memperkuat kemandirian ekonomi dan politik sehingga mampu mengambil peran sebagai umat dengan kualitas terbaik dipentas global sebagaimana yang dipesankan dalam Alquran".
Tulisan Sulaiman Tripa ”Globalisasi dan Bayang Masa Depan” (Serambi 17/06/2007) yang memetakan tiga tipelogi orang dalam memandang globalisasi berdasarkan tulisan saya yang berjudul ”Memaknai Globalisasi” (Serambi 15/05/2007). Penjelasan Sulaiman Tripa membuat pikiran Edi Miswar berkecamuk sehingga menulis ”Sengkarut Globalisasi, Capek Deh!”(Serambi 24/06/2007). Memang mendiskusikan Globalisasi melelahkan ketika kita melihatnya sebagai sebuah sistim yang menglobal bak mitos yang tak terpecahkan. Namun mengasyikkan bila kita melihat globalisasi sebagai sebuah panggung seperti yang ditulis oleh Hamdani M. Syam ”Globalisasi atau Imperialisme Budaya” seperti sebuah balon yang bisa digenggam dengan sebelah tangan begitu kecil dan dekat (Serambi 06/05/2007).